Antara Fitnah Dan Berkah

hikmahteladan.com | Segala puja dan puji hanya kepada Allah Subhanahu Wata’ala, serta shalawat dan salam semoga tetap senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beserta para sahabat dan keluarga serta pengikutnya hingga akhir zaman. Dalam tulisan kami sebelumnya kami posting tentang bagaimana nilai ibadah seseorang, tentu dengan ibadah terserbut, kita berharap mendapatkan ridlo dan berkah allah. Nah kali ini kami akan posting tentang antara fitnah dan berkah.

Allah telah membuat / menjadikan indah untuk dipandang mata dan dirasakan serta dimiliki terhadap apa – apa yang berada dimuka bumi ini adalah sebagai suatu perhiasan dikehidupan dunia, rumah , mobil , sepeda , kompor , almari , baju , kalung , serta perhiasan – perhiasan yang lainya , yang didalamnya juga termasuk istri , serta anak – anak. sebagaimana telah dijelaskan didalam Firman Nya :

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَاْلأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَئَابِ
Di jadikan indah pada pandangan manusia kecintaan terhadap apa – apa yg mereka ingini, yakni wanita – wanita, anak – anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah lah tempat kembali yang baik. ( Surah Ali Imran ayat 14)

Karena itu janganlah lantas karena teramat sayang kepada anak dan istri , teramat suka dan tamak akan harta , pangkat dan jabatan kemudian menjadikan kita lupa akan sang pencipta yang sejatinya telah memberikan , melimpahkan , mengaruniakan , melebihkan semua hal itu kepada kita. Karena Istri dan anak serta harta adalah hanya sekedar perhiasan dari kehidupan didunia dan amalan – amalan shaleh yang kekal adalah lebih baik untuk dilaksanakan dan diharapkan pahalanya yang tentu saja di sisi Allah Subhanahu Wat’ala adalah lebih utama.

Selain Sebagai suatu perhiasan dididunia yang juga dimaknai fitnah , anak adalah juga merupakan suatu karunia dan atau hibah dari Allah Subhanahu Wata’ala serta sebagai penyejuk hati dan pelipur lara, terlebih ketika sang anak pada akhirnya mampu memberikan kebanggaan kepada orang tua sekaligus mengangkat harkat dan martabat mereka baik ketika didunia maupun diakhirat. perlulah untuk kita ketahui , kita sadari , kita yakini dan kemudian kita tanamkan dalam pribadi kita masing – masing ketika sudahlah kita mengetahui bahwasanya anak – anak adalah merupakan satu perhiasan, tentunya kemudian akan menjaga serta merawat perhiasan tersebut dengan sebaik – baiknya. membekali mereka dengan pendidikan yang baik untuk kepentingan dunia dan akheratnya sehingga menjadi penyejuk bagi pandangan mata pelipur hati dengan keluhuran budi pekerti, serta ketenangan hidup karena akhlak mulia dengan sikap ksatria.

Semoga Allah Subhanahu Wata’ala memberikan karunia kepada kita semua anak yang shalih, yang akan membantu kita dalam menjalankan ketaatan serta akan menjadi pengingat kepada kita dari kelalaian, memberi satu nasihat ketika dalam kealpaan dan kesalahan dalam rangka menjalani hidup yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin

“Jika manusia meninggal, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara; shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendo’akannya”

Janganlah lantas karena menganggap hal yang demikian tersebut diatas adalah fitnah kemudian kita menjauhinya , pun demikian jangan pula terlalu menyenangi hal tersebut diatas menjadikan kita lalai akan kewajiban dan perintah Nya.

 

Share this post

Post Comment